Strategi Forex | Belajar Dasar Forex

Strategi Forex

Strategi Forex

Open Range Breakout Forex: Cara Menguji Strategi Pembukaan Sesi

Open Range Breakout (ORB) mencoba menangkap pergerakan harga setelah suatu rentang awal terbentuk. Konsepnya mudah digambar, tetapi hasilnya sangat bergantung pada definisi jam, lebar range, aturan konfirmasi, biaya, dan cara menghitung transaksi yang tidak jadi dilakukan. Untuk forex, ada satu persoalan tambahan: pasar spot tidak memiliki satu lonceng pembukaan global...

Scalping Forex: Apakah Strategi Anda Tahan Biaya Eksekusi Nyata?

Strategi scalping bisa terlihat sangat konsisten ketika diuji pada chart historis. Namun, begitu transaksi dijalankan pada akun nyata, sebagian keunggulan menghilang karena spread berubah, komisi masuk ke hasil bersih, order terlambat, atau harga entry tidak sesuai rencana. Pada target kecil, biaya beberapa persepuluh pip dapat mengubah kesimpulan sebuah strategi. Karena...

Bid dan Ask dalam Trading Forex: Kenapa Chart Bisa Membingungkan Entry dan Stop Loss

Dua sisi kuotasi menjelaskan perbedaan chart dan harga transaksi. Ilustrasi konseptual AI. Bid dan Ask dalam trading forex adalah dua sisi harga yang menentukan bagaimana transaksi dibuka, ditutup, dan dipicu. Secara umum, buy masuk pada Ask dan keluar pada Bid; sell masuk pada Bid dan keluar pada Ask. Karena chart...

Spread, Slippage, dan Latency: Tiga Biaya Tersembunyi yang Membunuh Scalper

Spread, slippage, dan latency memengaruhi hasil eksekusi melalui mekanisme berbeda. Ilustrasi konseptual AI. Spread, slippage, dan latency forex dapat menghapus keunggulan strategi scalping yang terlihat bagus sebelum biaya. Spread adalah selisih harga jual dan beli, slippage adalah perbedaan harga acuan dengan harga eksekusi, sedangkan latency adalah jeda proses. Latency bukan...

Korelasi Pair Forex: Cara Menghitung Risiko Posisi Bersamaan

Beberapa pair dapat memiliki faktor risiko mata uang yang sama. Ilustrasi konseptual AI. Korelasi pair forex mengukur hubungan linear antarreturn pasangan mata uang dalam sampel tertentu. Untuk menghitung risiko posisi bersamaan, korelasi harus dibaca bersama arah transaksi, ukuran nominal, volatilitas, stop loss, dan eksposur tiap mata uang. Korelasi saja tidak...

Risk of Ruin Forex: Seberapa Besar Peluang Akun Menyentuh Batas Kerugian?

Risk of ruin mengukur peluang menyentuh batas kerugian yang ditentukan. Ilustrasi konseptual AI. Risk of ruin forex adalah peluang suatu akun menyentuh batas kerugian yang telah ditentukan selama horizon tertentu. Batas itu tidak harus saldo nol: penurunan 30% dari modal awal, margin stop-out, atau modal minimum operasional bisa menjadi definisi...

Position Sizing Forex Advanced: Menyesuaikan Risiko dengan Volatilitas

Ukuran posisi disesuaikan dengan volatilitas dan anggaran risiko. Ilustrasi konseptual AI. Position sizing forex advanced adalah proses menentukan ukuran posisi dari anggaran risiko, jarak stop, volatilitas, biaya transaksi, dan posisi lain yang masih terbuka. Ukuran lot merupakan hasil perhitungan tersebut, bukan angka yang dipilih dahulu lalu dipaksakan pada chart. Tujuannya...

Market Structure Forex: Cara Membaca HH, HL, LH, dan LL secara Objektif

Seri Forex Advanced — Struktur Pasar, Bagian 3. Istilah higher high, higher low, lower high, dan lower low terlihat sederhana. Namun, masalah muncul ketika trader memilih swing setelah chart selesai. Jika titik swing berubah setiap kali hasil tidak sesuai harapan, market structure hanya menjadi cerita setelah kejadian. Artikel ini membahas...

Support Resistance Dinamis vs Statis: Mana yang Lebih Konsisten?

Seri Forex Advanced — Struktur Pasar, Bagian 2. Support dan resistance statis mudah dikenali karena levelnya horizontal. Level dinamis bergerak mengikuti harga atau waktu, misalnya moving average atau VWAP. Pertanyaannya bukan mana yang “lebih akurat” secara mutlak, tetapi apakah aturan level tersebut konsisten, dapat direplikasi, dan sesuai dengan horizon trading....

Break and Retest Forex: Konfirmasi Valid atau Ilusi Chart?

Seri Forex Advanced — Struktur Pasar, Bagian 1. Break and retest adalah salah satu pola yang paling mudah terlihat setelah harga bergerak. Resistance ditembus, harga kembali ke area yang sama, lalu bergerak lagi searah breakout. Masalahnya: ketika kita sudah tahu hasil akhirnya, hampir setiap sentuhan ulang dapat disebut “retest yang...

Kesulitan mengakses DasarForex?

Silakan buka lewat DASARFOREX.CLUB

X